TRADISI MORAL DAN ARAH DEMOKRASI POLITIK

Irwanto :Setiap lima tahun sekali, bangsa Indonesia melakukan pemilihan umum (pemilu), dan setiap lima tahun pula setiap daerah melakukan pemilihan kepala daerah (pilkada). Namun, apakah demokrasi yang diidam-idamkan itu telah terwujud? Apakah demokrasi sudah berbanding lurus dengan perilaku Islami dan berwawasan Qur’ani?             Secara kebahasaan, makna demokrasi diartikan, demos dan kratein. Dimana rakyat ditempatkan sebagai subjek dan objek.Yakni pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat. Dan, yang menjadi pertanyaan, apakah rakyat sudah benar-benar menikmati demokrasi, seperti dalam definisi tersebut […]

Read more

ETIKA ISLAMI DALAM DEMOKRASI POLITIK

        Pemilihan umum (pemilu) maupun pemilihan kepala daerah (pilkada) merupakan sebuah proses demokratisasi. Dengan proses demokratisasi, sebuah negara maupun daerah diyakini dapat melakukan pengkhidmatan dalam membangun bangsa maupun daerahnya sesuai dengan aspirasi rakyat yang berperan aktif secara berkelanjutan, aman dan beretika. Dan, dengan proses demokratisasi yang tertata rapi itu pula, pemerintah dapat “mengembala” rakyatnya dengan baik. Sebab hak-hak rakyat dijamin dan terlindungi. Bila ini terwujud, maka rakyat dengan mudah mengapresiasikan diri dalam mengembangkan pusat keunggulan yang dimiliki, yakni daya kritis, […]

Read more

Irwanto, S.Ag : PRAKSIS DEMOKRASI DAN AMBISI KUASA

Katakanlah: “Wahai Tuhan yang mempunyai kerajaan, Engkau berikan kerajaan kepada orang yang Engkau kehendaki dan Engkau cabut kerajaan dari orang yang Engkau kehendaki. Engkau muliakan orang yang Engkau kehendaki dan Engkau hinakan orang yang Engkau kehendaki. di tangan Engkaulah segala kebajikan. Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu.{26}Engkau masukkan malam ke dalam siang dan Engkau masukkan siang ke dalam malam. Engkau keluarkan yang hidup dari yang mati, dan Engkau keluarkan yang mati dari yang hidup. dan Engkau beri rezki siapa […]

Read more

EKSISTENSI WAKIL RAKYAT UNTUK TRANSFORMASI AKHLAK BANGSA

Seorang filosuf bernama Kahlil Gibran pernah menyatakan, “Bahwa orang yang paling baik bagi generasi penerusnya adalah orang yang mampu menabur benih, mengayam rotan dan menyusun bata. Dan, bukan orang yang menjadikan politik sebagai mata pencaharian.” Demikianlah pembuka kata pengawal kalimat dalam tulisan ini, sebagai bentuk refleksi terhadap kinerja Dewan di pusat dan daerah dalam menata kehidupan kebangsaan dalam tingkat pusat atau daerah. Berbicara otonomi daerah (atau mandat yang diperluas) adalah merupakan suatu keharusan dalam sebuah negara yang senantiasa memberikan kedaulatan […]

Read more

PRAKSIS DEMOKRASI DAN AMBISI KUASA

Irwanto : Katakanlah: “Wahai Tuhan yang mempunyai kerajaan, Engkau berikan kerajaan kepada orang yang Engkau kehendaki dan Engkau cabut kerajaan dari orang yang Engkau kehendaki. Engkau muliakan orang yang Engkau kehendaki dan Engkau hinakan orang yang Engkau kehendaki. di tangan Engkaulah segala kebajikan. Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu.{26}Engkau masukkan malam ke dalam siang dan Engkau masukkan siang ke dalam malam. Engkau keluarkan yang hidup dari yang mati, dan Engkau keluarkan yang mati dari yang hidup. dan Engkau beri […]

Read more

INTEGRITAS BIROKRASI INDONESIA

Irwanto, KRISIS AKHLAKULKARIMAH DALAM BERBANGSA DI RAHIM DEMOKRASI Dan demikian (pula) kami telah menjadikan kamu (umat Islam), umat yang adil dan pilihan agar kamu menjadi saksi atas (perbuatan) manusia dan agar Rasul (Muhammad) menjadi saksi atas (perbuatan) kamu…(Q.S. Al-Baqarah {2}: 143)   INTEGRITAS BIROKRASI INDONESIA Berbicara mengenai reformasi birokrasi dan kekritisan masyarakat, merupakan wacana yang sangat menarik. Hal ini dilatarbelakangi dengan era desentralisasi atau otonomi daerah (istilah lainnya adalah ’mandat yang diperluas’). Maka apabila keadaan birokrasi tanpa diikuti keadaan, waktu […]

Read more

KEADABAN DALAM BINGKAI BUDAYA DAN KEMANUSIAAN

By : Irwanto Multikulturisme adalah merupakan konsep ilmu sosial, dimana masyarakat menerima adanya keragaman latar belakang budaya, perbedaan sejarah, suku, bangsa, rasial dan golongan serta agama. Anggota masyarakat yang hidup di dalamnya harus siap menerima kenyataan untuk hidup berdampingan satu sama lainnya dengan perbedaan-perbedaan yang melekat pada setiap individu atau entitas sosial politik lainnya. Masyarakat multikultural bersifat heterogen dimana hubungan dinamika sosial mereka ditandai oleh adanya pola-pola konflik dan integritas yang cukup . Dari konteks tersebut di atas, menurut Baskoro […]

Read more

REAKTUALISASI KEADABAN UMAT DAN BANGSA

By : Irwanto …Sesungguhnya Allah tidak merobah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka merobah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri…(Q.S. Ar-Ra’d [13]: 11) Kata Toto Tasmara, sebaiknya sesekali kita bersama-sama bertafakur dengan memasuki alam rohani sambil meneliti dan membedah seluruh jiwa dengan mata batin yang paling bening. Kemudian mengadili seluruh tubuh yang menjalani untuk mengarungi hidup yang abadi. Euforia sekulerisme (hedonisme, glamorisme dan individualisme), itulah yang menggema di seluruh persada negara tercinta ini; mulai dari lapisan masyarakat yang teratas (elit) […]

Read more

Sebab-Sebab Runtuhnya Peradaban Bangsa

By : Irwanto, Peradaban-peradaban umat manusia yang tepatnya adalah bangsa-bangsa di dunia satu demi satu mengalami keruntuhan. Runtuh atau naiknya sebuah peradaban adalah tak terlepas dari manusianya sendiri yang hidup dalam suatu masa sejarah pada bangsanya. Kalau kembali kepada konteks Islam, ada beberapa sebab runtuhnya peradaban suatu bangsa. Adapun sebab-sebab runtuhnya peradaban suatu bangsa antara lain adalah: Pertama, kedurhakaan orang kaya yang jahil. Hal ini dijelaskan Sang Maha Cinta Agung dalam firman-Nya: Dan jika Kami hendak membinasakan suatu negeri, maka […]

Read more

Peradaban Umat Manusia

By : Irwanto, Runtuhnya Peradaban Besar Peradaban manusia yang dibangun dan dikembangkan tidak selamanya utuh dan bertahan dalam tatanan kehidupan yang selalu berkembang. Sebab di alam kehidupan manusia ini tiada yang tetap, melainkan yang tetap adalah perubahan itu sendiri. Menyimak apa yang dikatakan Jared Diamond dalam bukunya yang berjudul: Collapase yang merupakan tenden buku Guns, Germs dan Steel[1] yang mencoba menelaah apa yang menyebabkan runtuhnya peradaban besar. Jared Diamonds menunjukkan lima faktor penyebab runtuhnya perabadan besar, yaitu; Pertama, kerusakan lingkungan […]

Read more